Sarana Olah Raga Berkelas Ditengah Perumahan Bintaro

0

RENANG MENJADI OLAHRAGA YANG PALING DIREKOMENDASIKAN PAKAR KESEHATAN DUNIA. KHABAR BAIKNYA SEIRING DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INTERNET, INFORMASI ITU SUDAH MEMASYARAKAT HINGGA BANYAK ORANG SADAR ARTI PENTINGNYA RENANG BAGI KESEHATAN.

Kendala yang paling umum, ingin renang tapi belum punya kolam renang, apa solusinya ? Sebagian masyarakat yang belum memiliki kolam renang sendiri, menjatuhkan pilihannya pergi ke kolam renang umum. Dan pilihan ini masih sangat masuk akal. Dengan membayar sejumlah uang, kita bisa sepuasnya berenang sampai lelah. Di Bintaro Sektor Satu Jakarta Selatan, ada kolam renang yang cukup bagus untuk dicoba. Kolam renang ini sudah sangat tua usianya namun pelayanan dan kualitasnya masih sangat oke dan layak dipertimbangkan. “Berdirinya kolam renang ini sejak tahun 1987, milik Pemda DKI yang pengolahannya ditunjuk oleh pihak ketiga. Awalnya kolam renang ini dikelola oleh pihak Jaya, sebagai kontraktor perumahan Bintaro Jaya, namun sejak tahun 2010, pengelolaannya diserahkan ke managemen lain. “Ujar Ading orang yang dipercaya mengelola tempat ini. Menurut Ading, sejak tahun 2010 hingga 2015, kolam renang Bintaro yang Ia kelola mengalami pasang surut pengunjung. Selain karena faktor ekonomi yang sedang lesu, juga karena sudah banyak pilihan hingga pengunjung mencari kolam renang yang lain. Sejak awal, kolam renang Kami cukup ramai jumlah pengunjungnya, terutama di hari Sabtu dan Minggu dan hari libur nasional. Namun seiring dengan banyaknya kolam renang baru yang berdiri tak jauh dari sini maka jumlah pengunjungnya mengalami penurunan “ ujar direktur utama pengelola kolam renang ini kelahiran Kuningan Jawa Barat ini. Menurut Ading, berbisnis kolam renang itu lebih kearah untunguntungan. Jika sedang bagus rejekinya, pasti pengunjungnya banyak. Namun jika sedang kurang bagus, pengunjung sangat sepi.

“Saya punya strategi sendiri untuk mempertahankan dan mengembangkan customer Saya, yaitu fokus pada kualitas air. Saya pikir, kalau orang memang benar benar niat untuk berenang, pasti yang dinilai adalah kualitas air dulu bukan yang lain “papar Ading dengan nada meyakinkan. Menurut Ading, ada satu pengalaman, ketika customer amanya pindah ke salah satu kolam renang elit di wilayah selatan, dia kembali lagi ke kolam renang Bintaro dan bilang bahwa air disana tak sebagus air disini.

“Saya sempat heran, padahal kalau dari sisi luar, kolam renang disana jauh lebih mahal dan elit tapi ada saja yang bilang air kolam renang Kami masih lebih bersih dan bagus dari pada disana. Ini semacam cambuk untuk Saya lebih baik lagi kedepan “ujar Ading yang mengaku pimpin 22 karyawan dengan 2 shift kerja. Kolam renang ini memiliki panjang 33 meter dengan total luas sebesar 5000 meter persegi, dengan kedalaman 180cm. Untuk harga tiket masuk, Rp 25.000,00 untuk hari libur dan Rp20.000,00 untuk hari biasa. “Sejak dulu harga tiket masuk kolam renang Kami relatif stabil, yaitu Rp 25.000,00 untuk hari libur dan Rp 20.000,00 untuk hari biasa. Walau dolar makin naik, tapi Kami tetap pertahankan harga lama, karena Kami percaya, jika dinaikkan akan menambah beban pengeluaran customer Kami “ ujar orang nomor satu dikolam renang itu yang mengaku menggunakan asas kekeluargaan dalam mengelola bisnis kolam renang itu.

Bicara pengunjung, Ading mengaku kebanyakan yang datang itu adalah customer lama mereka. Walaupun banyak kolam renang baru di wilayah Kelurahan Bintaro, namun pengunjung tetap stabil dari waktu ke waktu.

“Kunci untuk mempertahankan dan bahkan mengembangkan jumlah pelanggan adalah inovasi dan renovasi. Namun untuk renovasi, Kami agak kesulitan bergerak cepat, karena status kolam renang ini milik pihak lain, jadi harus mendapat ijin dulu untuk merenovasi apapun di sini “ jelas Ading yang mengaku masih aktif di beberapa perusahaan, selain dipercaya mengolah Kolam Renang Bintaro Sektor Satu ini.

MENJADI DOKTER AIR DIBISNIS KOLAM RENANG

Bisnis kolam renang adalah bisnis jasa, kualitas air adalah jasa utama yang ditawarkan. Ading mengaku sangat keras dalam mendisiplinkan semua karyawannya, terkait dengan kualitas air. “Setiap tetes keringat karyawan Saya yang sudah keluar ketika bekerja bersama Saya, akan Saya bayar. Namun pada saat Saya meminta kewajiban mereka, yaitu bekerja untuk melayani customer, itu harga mati yang tak bisa ditawar “ ujar Ading dengan nada tegas dan jelas. Menurut Ading, ada beberapa karyawan yang merasa berat saat melakukan tugasnya sebagai penjaga kolam renang. Ketika shift dua, saat menguras air kolam, mereka terkesan meremehkan tugas. Padahal jika terlambat menguras, pasti dampaknya akan dirasakan oleh customer. “Kami memiliki standard kerja yang jelas, ketika pas pukul 18.00 WIB, semua customer sudah meninggalkan kolam renang, karyawan Kami langsung melakukan treatment air. Sebelum jam 8 malam, Kami sudah meracik obat untuk persiapan treatment air kolam renang “ jelas Ading panjang lebar.

Menurutnya, pada saat jam 20.00 WIB, para petugas kolam renang langsung memasukkan obat khusus yang sudah diracik ke dalam air kolam renang. Dan mesin sudah mulai dihidupkan. Proses treatment berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dini hari. “Disinilah Kami berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk para customer Kami, yaitu menyediakan air bersih dan sehat hingga aman dan nyaman pada saat digunakan. Tapi ada saja pengunjung yang belum memahami arti peraturan yang Kami buat “ ujar Ading lagi bernada prihatin. Menurut Ading, sudah ada larangan untuk berenang dengan menggunakan kaos yang berbahan mudah luntur. Namun mereka tidak memahami apa bahayanya bagi kolam renang ini. “Ketika pengunjung memakai baju berbahan yang mudah luntur, maka lunturan itu akan merusak kualitas air kolam renang Kami. Dan Saya berani menjamin, jika tingkat kerusakan PH air sudah parah, pasti besoknya air kolam akan berwarna hijau” ujar Ading menerangkan.

Ading menyayangkan, masih banyak pengunjung yang belum memahami arti pentingnya kesehatan air. Mereka sering melanggar peraturan, padahal jika PH air rusak, pasti yang rugi pihak pengunjung kolam renang juga pada akhirnya. “Air hijau pada air kolam renang adalah kejadian yang paling ditakuti oleh semua pemilik kolam renang. Saya langsung stress jika melihat air kolam renang menjadi hijau. Ini pertanda PH air tersebut harus di perbaiki.

Untuk menetralisir air kolam, tak boleh sembarangan mencampurkan kaporit dan glanular. Semua ada hitungan khususnya “ jelas Ading yang mengaku belajar ilmu air itu secara otodidak dan bantuan ayahnya sendiri.

Jika air kolam renang terlalu banyak kaporit, akan membuat mata menjadi pedih. Karena itu, perlu penanganan
khusus agar proses treatment bisa berjalan lancar dan sesuai harapan. Intinya, melakukan proses treatment memerlukan ketelitian dan kesabaran agar kualitas air selalu dalam kondisi yang bagus. “Sebenarnya, merawat kualitas air kolam renang itu tidak terlalu sulit, asal kita tetap menjaga kadar PH air tetap dalam batasan
normal. Namun sulitnya jika terjadi hujan besar hingga 2 hari lebih. Ini yang repot “ ujarnya sambil tertawa. Menurut Ading, sebenarnya PH air hujan itu bagus yaitu netral, namun ketika jumlah air hujan itu memenuhi seluruh permukaan atas kolam, maka kotoran disekitar kolam akan jatuh ke air dan mengotori air kolam tersebut.
Hingga air akan berwarna coklat akibat tercampurnya tanah dengan air kolam. “Untuk mensiasati harga dolar yang makin tinggi, Saya melakukan berbagai penghematan, misalnya membeli berbagai keperluan kolam renang dalam jumlah besar, pemeliharaan alat hingga sistim pengurasan air yang lebih efisiensi” ujar Ading lagi yang mengaku kembang kempis juga menghadapi dolar yang melangit.

Ading yakin, hampir semua kolam renang tidak melakukan pengurasan air secara total tapi lebih kearah sirkulasi, yaitu menambahkan air bersih dari air kolam lama hingga komposisi PH di air kolam itu menjadi lebih sehat dan ideal. “Air kolam yang sudah terlalu lama tidak dibersihkan akan berubah warna dan rasanya tidak segar lagi. Ini harus segera di treatment agar kondisi PH air menjadi normal kembali “ ujar pemuda asli Cijoho Kuningan ini. Ading menambahkan lagi, dengan cara seperti ini, pengeluaran biaya perawatan kolam renang menjadi jauh lebih efisiensi dan tepat guna hingga tidak menaikkan harga tiket.

10,961 total views, 20 views today

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Share.

About Author

Keyakinan adalah salah satu prinsip dan misi hidup Ku. Ikhtiar dan Berdo'a Semoga kesuksesan selalu ada didepan kita.