Utamakan Kepuasan Customer dan Karyawan Kunci Memenangkan Persaingan

0

Reputasi karena prestasi, nama besar Trijaya Pool sebagai kontraktor paling berpengalaman dibidang jasa pembuatan kolam renang, perawatan kolam renang dan renovasi kolam renang sudah tidak diragukan lagi. Ternyata, dibalik nama besarnya punya kisah yang menarik, terutama dalam hal suka duka sebagai kontraktor kolam renang senior di industrinya. Awalnya saya belajar maintenance kolam renang dari ayah saya, sekitar tahun 1998.  Tak lama kemudian,  dipercaya memegang perawatan kolam renang sendiri tahun 2000, dan itu lepas dari bayang-bayang orang tua, berjalan sendiri sampai tahun 2008” ujar Herman, pemilik Trijaya Pool pada Swimming Pool Idea di bilangan ITC Roxy Jl. Fatmawati Jakarta Selatan.

Menurut Herman, ditahun itu ia fokus untuk totalitas di jasa maintenance kolam renang, dan sekitar tahun 2008 keatas, ia mulai mencoba usaha dibidang jasa pembuatan kolam renang, renovasi serta gambar konsep kolam renang. Ia mengaku, tahun 2008 hingga sekarang justru Herman lebih memfokuskan diri pada pembuatan kolam renang dan renovasi. “Bicara suka duka di dunia kolam renang memang sangat menarik, menurut saya, industri jasa pembuatan kolam renang kini makin banyak pemainnya, tak  seperti dulu. Sukanya, kalau dulu saya bisa memberikan penawaran tinggi ke calon klien, karena pemainnya masih sedikit, tapi sekarang sudah tidak bisa lagi” ujar Herman menceritakan tantangannya di industri ini.

Menurut Herman, prinsip kerja Trijaya Pool dari pembuatan, penggalian hingga selesai selalu menawarkan maintenance kolam renang, karena secara historinya Trijaya Pool memulai bisnis dari jasa maintenance kolam renang. “Disinilah sukanya berbisnis maintenance kolam renang, karena sekali mendapat kontrak maintenance kolam maka akan selamanya mendapat pembayaran dari klien sepanjang mereka masih memiliki kolam renang. Belum lagi jasa renovasinya jika klien mau menambah luas kolam” ujar pemilik Trijaya Pool asal Kuningan Jawa Barat ini.

Namun, tantangannya berbisnis kolam renang sekarang adalah persaingan makin sengit hingga mau tak mau ia harus menekan harga lebih murah, karena jika tetap bertahan pada harga awal maka order kolam renang akan jatuh ke tangan kompetitor yang harganya lebih terjangkau. “Customer sekarang sudah makin pintar, mereka selalu membandingkan antara kontraktor kolam renang yang satu dengan yang lain melalui internet. Tentu saja yang customer lihat adalah harga dulu, jika ada yang lebih murah pasti mereka prioritaskan” paparnya dengan nada kritis. Menurut Herman, ia merasa beruntung karena memiliki pengalaman berbisnis perawatan kolam renang lebih lama dibanding para kompetitornya yang rata-rata masih relatif baru, sehingga banyak customer yang lebih percaya pada Trijaya Pool karena selalu mengutamakan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan.

“Banyak kontraktor-kontraktor kolam renang yang hanya bisa buat kolam tapi saat maintenance mereka lemah, kadang di support dari pihak lain (vendor lain) hingga kepuasan pelanggan berkurang. Apalagi kini banyak kontraktor freelance yang hanya mementingkan transaksi diawalnya saja, lalu pergi tanpa berita” papar Herman yang mengaku kesal dengan kehadiran kontrantor kolam renang freelance ini. Herman mengakui, industri kolam renang makin bertumbuh seiring dengan permintaan market di Indonesia. Apalagi informasi dari internet makin membuka kesadaran mereka akan pentingnya olahraga renang bagi kesehatan, hingga berbondong-bondong masyarakat mulai tergelitik untuk dibuatkan kolam renang di rumah. “Dulu, peminat kolam renang hanya untuk menengah keatas, kini seiring dengan bertumbuhnya pemain baru yaitu para kontraktor-kontraktor kolam renang, membuat jasa pembuatan kolam makin lebih terjangkau. Dan inilah tantangan saya berikutnya di masa depan” jelas Herman yang selalu menikmati suka dan duka di dunia kolam renang ini. Merintis usaha dibidang kolam renang, Herman mengaku cukup puas, karena hingga detik ini jumlah kliennya sudah diatas 100 klien aktif. Dan itu semakin hari semakin bertambah. Herman mengakui, peran promosi di berbagai media, terutama di media online dan juga offline, sangat amat penting.

“Harus saya akui, dulu 90% klien saya datangnya dari media online dan offline, namun kini seiring dengan tingkat persaingan di dunia digital, klien kami datang dari media sebesar 50% dan dari referensi customer lama sebanyak 50%, jadi kalau pun ditengah persaingan media begitu ketat, saya masih punya cadangan mesin marketing di customer saya yang selalu merekomendasikan jasa saya ini” ujar Herman sambil tersenyum. Duka lainnya adalah ketika ada kejadian kebocoran pada kolam.  Waktu itu tanpa bisa diprediksi, karena tanah dibawah kolam itu mengeluar air, jadi beton kolam saat pengecoran kalah dengan dorongan air di tanah tersebut.

“Nah sekarang kami sudah punya konsep dan metode yang ampuh  jika mengalami kasus seperti itu lagi. Kini sesulit apapun yang ada di area lapangan, kami sudah tidak kaget lagi. Ini karena pengalaman saya sejak tahun 2008 menangani pembuatan kolam renang” papar Herman dengan nada puas. Faktor penyebab bocor itu biasanya dari pengecoran, saat pengecoran banyak kontraktor yang kurang teliti hingga meninggalkan kotoran didalam cor semen, seperti potongan kayu, balok, kaso dan itu yang menyebabkan terjadinya pembusukan dan akhirnya beton kolam renang jadi keropos. Jadi saat pengecoran itu harus steril. “Garansi kami untuk kebocoran adalah tujuh tahun, jika kurang dari tujuh tahun mengalami suatu kebocoran maka akan kami ganti secara gratis tanpa biaya. Umumnya kolam renang di satu tahun pertama itu bisa terdeteksi kalau mau bocor” jelas Herman lagi yang kini makin banyak customer yang memakai jasanya berkat kualitas service nya yang sangat memuaskan.

Herman mengakui, tantangan yang ia rasakan semakin hari semakin banyak pesaing, tidak seperti dulu.  Oleh karena itu, ia harus pintar-pintar jaga kualitas. jangan tergiur dengan harga murah tapi kualitasnya jelek. Makanya ia kadang kalah tender dengan kontraktor kolam renang yang bersifat freelance, yaitu kontraktor kolam renang yang ketika ditanya tak punya kantor.

(Project Trijaya Pool)

“Ini juga merupakan dari duka di bisnis kolam, bersaing dengan para kontraktor freelance,  kami menerapkan prinsip awal, yaitu jangan mengurangi kualitas. Kalau asal ramai mungkin kita bisa, tapi kan kepuasan pelanggan berbeda. Jika kontraktor kolam renang freelance itu umumnya bicara nanti, jadi mereka tidak mau berpikir secara jangka panjang, misalnya memikirkan kepuasan pelanggan after sales service. Kalau kami, sudah ada kantor, punya banyak projek besar, punya nama baik dan banyak klien, tak mungkin berpikir jangka pendek” jelas Herman panjang lebar.

Herman mengakui,  filosopi  Trijaya Pool itu banyak kebetulannya, awalnya ia lahir di Desa Trijaya, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, anaknya juga tiga, lalu ia anak ketiga, istrinya juga anak ketiga, filosopinya adalah kepuasan pelanggan dan kesejahteraan karyawan adalah utama. “Kunci sukses Trijaya Pool adalah dari internal kita sendiri, yaitu kepuasan karyawan saat bekerja dengan kita, karena kalau karyawan merasa puas dan senang, maka mereka bisa bekerja dengan sangat baik dan akhirnya membawa banyak keuntungan bagi perusahaan. Sebanyak apapun order dan projek kita, kalau didalam perusahaan kita karyawan tidak loyal maka bisa jadi berantakan” ujar Herman yang mengaku sangat memperhatikan kesejahteraan para karyawannya selama ini.

 

288 total views, 4 views today

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Share.

About Author

Keyakinan adalah salah satu prinsip dan misi hidup Ku. Ikhtiar dan Berdo'a Semoga kesuksesan selalu ada didepan kita.