Desain FEATURED Ornamen Kolam Renang

Vertical Garden Solusi Menekan Angka Polusi Udara

Vertical Garden

Suhu bumi sudah semakin panas. Hal ini dipicu oleh maraknya penebangan liar disertai dengan pembakaran hutan yang terjadi di seluruh dunia. Tak perlu melihat ke luar negeri, di Negara kita saja sudah banyak sekali penebangan hutan dan pengrusakan ekosistim hutan. Belum lagi efek rumah kaca, percobaan senjata nuklir dan banyak lagi. Semua memicu terjadinya pemanasan global.

Indonesia adalah Negara yang kaya. Hutannya juga sangat lebat dan luas. Namun, pembangunan di masa sekarang memberi dampak negatif terhadap penghijauan dan kesegaran udara. Jika pembangunan itu sesuai tata kota yang sudah digariskan pemerintah, mungkin itu tak ada masalah,tapi umumnya pembangunan sekarang sudah tidak sehat lagi.

Karena itulah perlu solusi bagaimana menekan angka polusi udara, menetralisir kandungan carbon monoksida, memberi nuansa artistic serta member tempat bagi pertumbuhan tanaman.

Vertical garden, adalah solusinya. Ditengah pesatnya pembangunan property, lahan sudah makin mahal. Semua orang butuh tempat tinggal, sementara jumlah tanah sangat terbatas. Hal inilah yang membuat vertical garden menjadi solusi utama terhadap masalah diatas.

Dengan hadirnya vertical garden (vega), banyak perumahan yang terbantu untuk memiliki taman yang indah, tanpa memerlukan lahan yang luas. Kali ini redaksi Swimming Pool IDEA mewawancarai beberapa kontraktor vertical garden besar untuk mendapatkan informasi lebih jauh.


Taman Vertikal V-ga

Sony Gunawan - Vertical Garden Vga

Sony Gunawan – Vertical Garden Vga

Taman Vertikal V-ga

Merupakan sistim pembuatan taman vertikal dengan bahan baku 100% lokal dan telah terpasang pada berbagai proyek, mulai dari tempat tinggal sampai dengan mall dan hotel. Dengan luas taman vertikal mulai hanya puluhan m2 sampai ribuan m2.

Berbeda dengan dua kontraktor taman vertical diatas, Taman Vertikal V-ga merupakan pionir yang bergerak dibidang taman vertical. Mulai memperkenalkan konsep taman vertical sekitar tahun 2010.

“Taman vertical mulai saya perkenalkan kepada masyarakat Indonesia tahun 2010. Awalnya, saya belanja taman vertical di Singapura, dan saya bawa ke Indonesia. Karena peluangnya cukup besar, maka saya mulai memberanikan diri untuk menawarkan taman vertical ini” ujar Sonny Gunawan, pemilik dari kontraktor pembuat taman vertical V-ga.

Menurut Sonny, pesatnya perkembangan taman vertical di luar Indonesia, sangat memotivasinya hingga ia optimis bisa dikembangkan di tanah air. Vertical garden mulai dikenal luas pada 1994 melalui karya-karya ahli botani Prancis, Patrick Blanc.

Menurut Blanc, tumbuhan tidak memerlukan media tanah dalam keadaan tertentu. Tanah hanya penyokong mekanis. Peran terpenting bagi kehidupan tumbuhan adalah suplai air dan beberapa mineral yang diperlukan bagi pertumbuhan.

“Di luar negeri, vertical garden sudah menjadi kebutuhan dan bersifat karya seni. Makanya, disana untuk harga vertical garden sangat tinggi. Orang luar amat menghargai seni, jadi tak perduli berapa pun harga yang diminta, sepanjang pihak klien menyanggupinya” ujar Sonny menjelaskan.

Sonny membandingkan tingkat apresiasi vertical garden di Indonesia dengan di luar negeri bagai bumi dan langit. Orang kita lebih mengutamakan harga dari pada yang lain.

“Vertical garden menjadi sempurna bila disandingkan dengan kolam renang. Ini bukan tanpa alasan. Dari sisi kesehatan tanaman, kolam renang agak lembab, artinya kolam renang ini akan terjadi penguapan ketika matahari menyinarinya. Uapnya naik lalu tertiup angin lalu uap ini akan menempel dipermukaan daun dan dibarengi dengan cahaya matahari, maka proses pembakaran fotosintesis akan menjadi sempurna” papar Sonny Gunawan panjang lebar.

Menurut Sonny, sudah saatnya orang Indonesia menyandingkan kolam renang dengan vertical garden. Walau ia mengakui biayanya lebih mahal, namun manfaat yang didapat juga lebih banyak.

“Problem sekarang ini, tanah sudah sangat mahal, orang mau buat tanaman diatas tanah yang harganya per meter persegi harganya 30 juta rupiah, mikir-mikir juga jadinya. Belum bicara ke pemerintah. Tata kota, semua beton dan pembangunan yang memusnahkan pepohonan” jelas Sonny lagi.

Ia menambahkan, Semua sekarang berpikir tentang penghijauan, karena masyarakat sudah merasa suhu di Jakarta ini sangat panas. Yang ditakutkan adalah efek rumah kaca ( global warning ).

“Kabar terbarunya, Madinah Arab Saudi hujan salju, ini sudah pertanda adanya cuaca ekstrim. Alam sudah tidak seimbang lagi. Bisa dibayangkan kalau permukaan bumi ini dipenuhi beton, aspal dan bangunan rumah, maka sinar matahari akan memantulkan cahaya yang membuat suhu makin tinggi. Jika ada tanaman, sinar tersebut dihisap oleh tumbuhan dan dikeluarkan dalam bentuk oksigen (O2) yang menyegarkan pernafasan” ucap pemilik PT Magna Guna Karsa ini yang berkantor di Ruko Victorian Bintaro Utama Jakarta.

Sonny menambahkan, jika setiap rumah memiliki tanaman, baik itu tanaman landing (horizontal) maupun tanaman vertical, maka sudah membantu menurunkan suhu bumi akibat efek rumah kaca. Bukan hanya itu saja manfaatnya, dengan adanya tanaman dirumah, akan memperbaiki kualitas oksigen untuk seluruh anggota keluarga, menambah asri rumah, memiliki filter alami untuk menghisap carbon monoksida dari kendaraan bermotor serta meredam kebisingan suara.

“Banyak sekali manfaat vertical garden untuk kehidupan kita. Harganya juga tidak mahal, tapi manfaatnya begitu banyak. Apalagi jika dipadukan dengan kolam renang, maka kesempurnaan manfaat akan dirasakan” papar Sonny Gunawan yang mengaku pembawa konsep taman vertical pertama di Indonesia ini.

Menurut Sonny, tanaman itu bersifat pelembut, makanya dinamakan softscape. Kolam renang juga seharusnya softscape, karena bersifat menyegarkan. Jadi keduanya saling menguatkan dan memperkuat karakter lembut dan sejuk. ***


 GODONG IJO

Dian Puspa Sari - Godong Ijo

Dian Puspa Sari – Godong Ijo

Godongijo memiliki divisi Vertical Garden yang melengkapi divisi pertamanan atau lanskap. Mulai bermain di industry vertical garden tahun 2008. Konsep yang diusung Godong Ijo amatlah unik.

Vertical Garden (Vega) adalah sebuah alternatif baru bagi siapa saja yang ingin memiliki taman tetapi tidak memiliki lahan yang luas. Vertical Garden dikenal juga dengan beberapa istilah seperti taman vertikal, taman tegak, green wall, taman vertical dan lain-lain.  Vertical Garden adalah konsep taman tegak, yaitu tanaman dan elemen taman lainnya yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak “ ujar Dian Puspasari, sebagai orang yang dipercaya mengembangkan projek vertical garden di  PT Godong Ijo Asri yang berlokasi di Jl. Cinangka Raya Km 10 No. 60 Serua  Bojongsari – Depok

Menurut Dian, Ruang hijau sangat diperlukan untuk keseimbangan kehidupan manusia.  Ironisnya di kota-kota besar ruang terbuka hijau makin sempit.  Perumahan-perumahan di kota besar juga menyisakan lahan terbuka hijau yang sangat terbatas.

Ketika kami berkunjung ke Godong Ijo, kami melihat begitu banyak tanaman yang jumlahnya tak kurang dari 52 tanaman yang tersebar di lahan seluas 3 hektar lebih.

“ Keunggulan konsep vertical garden kami, tanaman sudah siap di proyek, dan ketika akan dipindahkan ke klien, tanaman tersebut sudah siap tumbuh” ujar Dian menjelaskan konsep vertical garden ini sambil  mengelilingi kebun tersebut.

Menurutnya Vega adalah konsep taman tegak, yaitu tanaman dan elemen taman lainnya yang diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak.  Dengan konsep ini, ruang tanam atau space bisa jauh lebih besar dibanding dengan taman konvensional, bahkan jumlah tanaman yang dapat ditanam bisa beberapa kali lipat, sehingga dapat menambah ruang hijau secara sangat signifikan.

“Ruang hijau sangat diperlukan untuk keseimbangan kehidupan manusia.  Ironisnya di kota-kota besar ruang terbuka hijau makin sempit.  Perumahan-perumahan di kota besar juga menyisakan lahan terbuka hijau yang sangat terbatas.  Terbatasnya lahan yang dapat digunakan untuk menanam tanaman, menjadi kendala serius dan harus dicari jalan agar rumah hunian tetap dapat memiliki taman yang cukup” ujar Dian menjelaskan.

Godong Ijo memiliki pengalaman dalam membantu setiap keluarga memiliki taman vertical yang bernuansa artistic namun dengan dana yang terjangkau. Keunggulan Godong Ijo, tanaman diletakkan dalam kantong (poket) yang didirikan di dinding dengan menggunakan standing khusus.

“Kantong-kantong inilah yang menjadi penganti pot ketika kita menanam secara horizontal di tanah. Jadi dengan menggunakan teknik menanam keatas, kantong-kantong ini berfungsi sebagai tempat tanaman tumbuh diatas permukaan tanah” papar Dian menjelaskan konsep vega.

Menurut Dian, Godong Ijo akan mengganti setiap tanaman yang mati 1 x 24 jam, bahkan bagi customer yang pembuatan vertical garden bukan dari pihak Godong Ijo pun tetap dilayani. Ini menunjukkan komitmen Godong Ijo dalam melayani setiap customer.

Mengapa setiap rumah tinggal, perhotelan  atau pun bangunan office memerlukan vertical garden ? Karena selain mendapatkan sisi keindahan dari taman vertical tersebut, juga memiliki fungsi kesehatan dan efek peredam suara yang bising” papar Dian sambil menutup pembicaraan.


ISTANA ALAM DEWI TARA

Malvin Waworuntu - Istana Alam

Malvin Waworuntu – Istana Alam

Konsep vertical garden yang di tawarkan oleh Istana Alam Dewi Tara agak sedikit unik. Berdiri tanggal 20 November 2006, diatas lahan seluas ± 4 hektar.

“Banyak orang yang belum tahu manfaat vertical garden, ternyata sangat bermanfaat bagi kehidupan. Dari tanaman yang dihasilkan, itu sudah pasti, misalnya buah-buahan maupun sayur mayur.  Manfaat yang lain,  dari udara yang dihasilkan, dan juga penyerapan udara” ujar Melvin Waworuntu, General Manager Istina Alam Dewi Tara yang berlokasi di berlokasi di Jl. Cinangka Raya No. 168 (Jl.Raya Ciputat Ke Arah Parung), Sawangan, Depok.

Melvin menjelaskan, keberadaan vertical garden baik untuk skala perumahan maupun untuk kebutuhan yang lebih luas lagi, bisa membawa banyak manfaat. Vertical garden memberikan oksigen segar untuk pernafasan yang lebih baik lagi, sekaligus menghisap racun carbon monoksida dari lingkungan sekitar. Disamping itu, vertical garden juga memiliki efek keindahan.

“Sebetulnya, perpaduan antara vertical garden dengan kolam renang adalah sesuatu yang sangat serasi. Menurut beberapa pengalaman customer, mereka seolah berenang di alam bebas. Hingga menambah kenikmatan berenang sambil memetik manfaat dari vertical garden itu sendiri” ujar Melvin.

Melvin menambahkan, vertical garden memiliki fungsi tanaman, yaitu selalu mengeluarkan oksigen segar, dan bisa langsung dinikmati oleh mereka yang sedang menggunakan kolam renang . Disamping itu, vertical garden juga memberi fungsi menyaring udara, terutama bagi perumahan yang dekat dengan pabrik.

“Perpaduan kolam renang dan bertical garden amatlah klop, karena vega tidak mengotori kolam. Vega selalu bersih karena tidak menggunakan material tanah tapi langsung menggunakan material media. Jadi, makin melipatgandakan fungsi masing-masing, yaitu nilai kesehatan dan nilai keindahan” papar Melvin yang mengaku optimis melihat perkembangan vega dimasa depan.

Melvin menambahkan, menurut kepercayaan orang china, perpaduan kolam renang dengan vertical garden memenuhi empat elemen yang diperlukan manusia, yaitu unsur air, unsur udara, unsur tanah dan unsur api.

“Unsur air, berasal dari kolam renang itu sendiri, elemen udara berasal dari produksi tanaman menghasilkan oksigen murni, elemen api adalah proses fotosintesis daun dari sinar matahari dan elemen tanah adalah unsur hara dari vertical garden itu sendiri” papar Melvin menganalogikan keseimbangan sempurna dari perpaduan antara kolam renang dengan vertical garden di rumah.

Dengan perpaduan ini, menurut Melvin, bisa menambah kekuatan hukum Yin dan Yang dan pada akhirnya akan membawa keberuntungan (hoki)  bagi keluarga tersebut.

“Kepercayaan orang china sangat masuk akal. Adanya ilmu Fengsui dalam pengaturan elemen dasar, bisa mendatangkan banyak kebahagiaan hidup, kesuksesan dan kesehatan. Prinsip keseimbangan inilah yang membuat perpaduan kolam renang dengan vertical garden semakin sempurna” ujar general manager muda ini dengan nada bersemangat.

Menurut Melvin, bukan hanya kesempurnaan elemen alam semesta yang bisa dihadirkan ketika menyediakan kolam renang dan vertical garden, tapi juga bisa mendatangkan kebanggaan (prestige) dan pengembalian investasi yang tinggi dikemudian hari. Bukankah fungsi keduanya bisa melipatgandakan gaya hidup, kualitas hidup dan investasi hidup yang jauh lebih baik ?

2,604 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
SHARE
RELATED POSTS
Memilih Wood Deck Karena Merindukan Kembali Ke Alam
Desain Simple Kolam Renang Minimalis
Kolam Renang Transparansi Glass Pool