Ornamen Kolam Renang

Memilih Wood Deck Karena Merindukan Kembali Ke Alam

Banyak Orang Memilih Wood Deck Karena Merindukan Kembali Ke Alam

Nama Rajawali Parket sudah dikenal di Industri wood deck kolam renang. Usaha yang dibangun oleh lima orang bersaudara ini makin hari makin kebanjiran pesanan. Mulai dari pesanan bahan kayu hingga pemasangan wood deck kayu keberbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan indoor maupun outdoor.

Rajawali Parket makin berkembang sejak berdiri hingga sekarang,  selain di Tangerang, kantor kami juga ada di Bandung,  Surabaya dan Bali” ujar Asep, pemilik Rajawali Parket ini. Menurut Asep, Rajawali Parket menawarkan pembuatan flooring, decking dan ceiling berbahan kayu berkualitas, terutama wood deck kolam renang. “Kayu yang sering saya pakai adalah kayu Kalimantan, kayu Sulawesi, kayu jawa dan kayu Papua. Kayu yang harganya paling tinggi adalah ulin, karena memiliki daya tahan paling lama diantara semua kayu yang kami miliki” ujar Asep yang ternyata memiliki latarbelakang karyawan sebelum gabung ke Rajawali Parket.

Menurut Asep, Kayu untuk wood deck kolam renang yang paling kuat adalah berjenis ulin karena kayu itu anti air dan sanggup bertahan puluhan tahun lebih lama dibanding kayu jenis lain. “Kayu ulin memang memiliki harga yang paling mahal dibanding kayu lainnya, karena memang kualitas dan daya tahannya sangat lama. Kalau yang generiknya itu kayu Bengkirai, kayu merbau dan beberapa kayu jenis lain, semua jenis kayu  itu harganya tak sampai setengahnya” ujar Asep menjelaskan seputar harga kayu. Asep menambahkan, untuk jenis kayu bengkirai kekuatannya berkisar antara 3 hingga 10 tahun, sementara kayu yang lainnya rata-rata relatif sama.

“ Saya menilai kayu, batu dan air merupakan kombinasi unsur alam yang sangat cocok untuk kolam renang, dengan memadukan ketiga unsur tersebut maka naturalnya dapet banget” ujar Asep dengan nada bersemangat. Menurut Asep, faktor terbesar yang membuat banyak orang untuk lebih memilih wood deck kolam renang dibanding pemasangan keramik atau marmer adalah kerinduan mereka akan kembali ke alam (back nature). “Banyak pemilik kolam renang yang lebih suka menggunakan wood deck kolam mereka, karena terkesan lebih berestetika dan terkesan back to natural ” ujar Asep lagi.  Asep menjelaskan, keunggulan wood deck dibanding keramik atau mozaik kolam renang lebih kearah sisi estetika. Wood deck menambah manis pemandangan kolam dan juga terkesan “back to natural”

“Inilah pentingnya kita harus mengedukasi masyarakat tentang penggunaan kayu sebagai wood deck kolam renang. Walau terkesan mahal dan sedikit repot, jika masyarakat sudah teredukasi dengan baik maka mereka lebih suka kayu dari pada berbahan marmer atau keramik” papar Asep secara panjang lebar. Ia menambahkan lagi, tren penggunaan wood deck  dimasa akan datang berbanding lurus dengan permintaan orang buat kolam renang. Semakin banyak orang buat kolam renang maka potensinya makin besar kebutuhan akan wood deck kolam. “Salah satu faktor mengapa banyak orang pilih kayu yang berharga mahal, selain sisi kekuatannya terhadap waktu, awet juga ada faktor ego pribadi dari setiap pemilik kolam renang. Inilah yang membuat mengapa permintaan kayu kolam renang makin tinggi dari waktu ke waktu” papar Asep lagi.

Asep menjelaskan, Rawajali Parket menyediakan dua jasa utama, yaitu menawarkan bahan kayu kolam renang serta jasa pemasangannya. Ia juga mengestimasikan 90% menawarkan menjual bahan kayu kolam berikut pasang, dan 10 % dijual hanya materialnya saja. “Rajawali Parket dibangun oleh lima bersaudara. Saya yang paling senior usianya diantara saudara saya. Dulunya saya seorang karyawan, ketika usaha ini berjalan, saya memutuskan untuk membantu adik saya membesarkan usaha Rajawali Parket ini hingga sekarang”

Asep menginformasikan bahwa keunggulan Rajawali Parket bisa dipesan dalam jumlah yang sangat banyak, bahkan bisa sampai 1000 meter juga bisa,  dan keunggulan lainnya bisa jadi satu paket, yaitu penjualan dan pemasangan wood deck kolam renang. “Kebutuhan akan kayu akan cenderung terus meningkat, namun tantangannya produksi kayu baru bisa dipanen puluhan tahun kemudian, itu minimal proses penanamannya, dan waktunya bisa lebih dari itu” jelas Asep menjelaskan betapa lama mendapatkan sebuah kayu berkualitas. Ia menambahkan, dimasa depan ia akan terus menjalani bisnis ini sambil mulai merambah ke bisnis properti (ekspansi usaha), yaitu bisnis pengembang perumahan yang dikembangkan di Bandung.

1,038 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
SHARE
Keyakinan adalah salah satu prinsip dan misi hidup Ku. Ikhtiar dan Berdo'a Semoga kesuksesan selalu ada didepan kita.
View Website
RELATED POSTS
Waterfall-kolam-renang
Waterfall dan Water Fountain
Furniture Outdoor Rotan Sintetis
Vertical Garden Solusi Menekan Angka Polusi Udara