KEMENPORA KOMUNITAS

Sejarah Baru Cabor Renang di Asean Schools Games, Satu Hari Kumandangkan 8 Kali Lagu Indonesia Raya

Sejarah Baru Cabor Renang di Asean Schools Games, Satu Hari Kumandangkan 8 Kali Lagu Indonesia Raya
Chiang Mai: Sore itu, Senin (25/7) awan di atas Venues Aquatic Center Sport Complexs, Chiang Mai, Thailand agak sedikit mendung. Tapi cuaca mendung itu tidak menyurutkan semangat perenang Indonesia yang bertanding di laga final hari ketiga Asean Schools Games 2016. Hasilnya ternyata cukup mengejutkan, sejarah baru bagi tim renang Indonesia di ajang kejuaraan pelajar se Asia Tenggara ini akhirnya tercipta dengan mengkumandangkan lagu Indonesia Raya sebanyak 8 kali setelah berhasil menyabet 8 medali emas dalam satu hari pertandingan.
 Teriakan semangat dari pinggir kolam renang tidak henti-hentinya di gelorakan para perenang dan ofisial tim Indonesia ketika melihat teman atau rekan satu timnya bertanding. Mereka saling bergantian meneriakkan dukungan semangat kepada rekannya. Ketika tim putra turun di nomor 4×100 meter estafet, para perenang putri terus meneriakan yel-yel “Indonesia, Indonesia, Indonesia..ayo kamu bisa,”. Begitu sebaliknya ketika tim putri bertanding, tim putra meneriakkan dukungan yang sama.
 Dukungan semangat dari pinggir lapangan ternyata berpengaruh terhadap perenang Indonesia sore itu, buktinya 8 dari 10 nomor yang dipertandingan mereka ambil semua medali emasnya. Emas pertama lahir dari nomor 4×100 meter putra lewat perenang Dewa Gede, Erik Ahmad Fathoni, Joshi Jundi, dan Muhammad Alamsyah. Melihat emas pertama sudah di tangan, tim perenang putri yang turun di nomor yang sama tidak mau kalah begitu saja. Laila Siti, Sagita Putri, Sofie Kemala dan Valeria Pauline juga berhasil menyumbangkan medali emas kedua.
  Mengenggam dua emas tampaknya belum cukup bagi Indonesia, para perenang Indonesia tampaknya haus medali ketika memasukkan dirinya ke dalam air untuk berpacu dengan waktu tercepatnya. Sofie Kemala yang sukses menjadi perenang ketiga di nomor estafet mampu menunjukkan kembali ketangguhannya dengan berhasil finish pertama di nomor 100 meter gaya punggung putri dengan waktu 1 menit 05:90 detik. Sedangkan perenang Indonesia lainnya Istri Kania berhasil meraih medali perak 1menit 06:11 detik, sementara medali perunggu di raih perenang tuan rumah Kanita Nimdam 1 menit 06.28 detik.
 Medali emas Indonesia ternyata belum terhenti, perenang tuna rungu Ilham Ahmad Trimudzi kembali menunjukkan kualitasnya di nomor 200 meter gaya punggung putra. Meski dibalik kekurangannya yang tuna rungu, Ilham berhasil finish pertama dengan waktu 2 menit 19.50 detik, diikuti perenang Malaysia di peringkat dua Ngi Yi Hao 2 menit 22:90 detik.
 Empat emas sudah di genggam para perenang Indonesia, namun ternyata itu belum cukup. Yang luar biasa, tambahan empat medali emas kembali ditorehkan perenang Indonesia. Mereka adalah Azzahra Permatahani di nomor 200 meter gaya punggung putri dengan waktu 2 menit 38:40 detik,    Azel Zelmi di 50 meter gaya kupu-kupu putra (25,73 detik), Sofie Kemala di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri dengan waktu (28,27 detik) dan emas terakhir dipersembahkan oleh Azzahra Permatahani di nomor 400 meter gaya bebas putri dengan catatan waktu 4 menit 25:64 detik.
“Ini benar-benar hasil yang mengejutkan bagi kami, selama mengikuti Asean Schools Games, baru kali ini sejarah tercipta dengan bisa meraih 8 medali emas dalam satu hari pertandingan. di ajang-ajang internasional lainnya juga belum terjadi, ini baru pertama kali sukses besar bagi tim renang Indonesia di ajang ASG. Kesuksesan ini berkat semangat dan kerjasama semua perenang dan ofisial tim yang selama ini ingin terus memberikan prestasi terbaik untuk merah putih,” kata pelaatih renang Indonesia Hendry C Susanto. (amr)

1,811 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
SHARE
Keyakinan adalah salah satu prinsip dan misi hidup Ku. Ikhtiar dan Berdo'a Semoga kesuksesan selalu ada didepan kita.
View Website
RELATED POSTS
koni-pusat
Events Calendar Koni Agustus dan September 2016
Persatuan Renang Seluruh Indonesia: Perkembangan Politik Memengaruhi Perkembangan Olahraga
Persatuan Renang Seluruh Indonesia: Perkembangan Politik Memengaruhi Perkembangan Olahraga
IndoBuildTech Jakarta 2016